Menghitung Hari - Tamat

The D-Day.

Hari ini Jumat, 19 Mei 2006. 15.00.

Hanya tinggal 8 jam 40 menit sebelum kamu meninggalkan kita semua di sini.

Hanya sampai 23.40 waktu yang tersisa untuk kita.

Maaf jika janji untuk tidak meneteskan air mata tak dapat kami penuhi.

Semalam saja saat dinner di The Duck King Plaza Semanggi, kita tak dapat menahan kesedihan yang ada.

Memang kita tertawa, tapi hati ini sudah menangis.

Kesedihan semakin kuat saat kita menyanyikan lagu-lagu kita di Inulvista Plaza Semanggi.

Semoga yang telah terekam dalam keping VCD itu dapat menghapuskan air mata di saat kita merindukan kehadiranmu.

.

..

Sesaat lagi takkan ada lagi tawamu.

Sesaat lagi takkan ada lagi suaramu.

Sesaat lagi takkan ada lagi nyanyianmu.

Sesaat lagi takkan ada lagi kamu yang slalu duduk di bangku belakang mobil.

Sesaat lagi takkan ada lagi kamu yang slalu ribut tentang AC mobil.

Sesaat lagi takkan ada lagi kamu yang slalu membuat kita tertawa dengan polahmu.

Sesaat lagi takkan ada lagi kamu yang slalu ingin merebut tahta kekuasaan bangku tengah…

.

..

Tapi… Kamu pergi takkan lama.

Hanya sekejap saja, kau akan kembali lagi.

Semoga waktu akan cepat berlalu hingga saat kau kembali lagi di sini.

.

..

….

Saat ini aku sudah menangis.

Saat ini aku sudah menitikkan air mata.

Semoga nanti malam saat waktu telah habis, aku dapat tersenyum untukmu.

.

..

….

…..

Ingatlah apa yang telah kita lalui bersama selama ini.

Kita akan merindukan kehadiranmu di dalam hari-hari kita selama 1,5 tahun mendatang.

Kita akan merindukanmu, Nu…

We’re gonna miss you…

We’re gonna really miss you…

:)

*sambil menghapus air mata yang menetes*

Leave a Reply