Cinderella III: A Twist in Time

What if the slipper didn’t fit…?

Siapa seh yang ga tau cerita dongeng terkenal, Cinderella, yang terkenal dengan sepatu kaca dan lonceng jam 12 malamnya itu…? Semua orang pasti tau ceritanya. Entah itu generasi 70an, 80an, bahkan generasi sekarang pun tau cerita Cinderella… Bahkan ga sedikit pula yang mengkhayalkan cerita cinta seperti Cinderella :D (Gw mungkin salah satunya… hehehehehehe…) Hanya karena sepatu kaca yang ketinggalan di tangga menuju istana yang muat di kakinya, Cinderella jadi putri yang dipersunting pangeran tampan berbaju putih dan berkuda putih…

Tapi bagaimana klo sepatunya tiba-tiba ga cukup di kakinya Cinderella seperti yang gw tanyain di awal…?

Cinderella III: A Twist in Time adalah DVD kartun terakhir yang gw tonton. Emang apa bedanya sama the famous fairy tale Cinderella yang dulu…? Sama aja qo… Cuma ceritanya, menurut gw lebih tidak dongeng. Karena apa…? Ya karena ceritanya itu diputarbalikkan dari cerita dongeng yang dari jaman dulu udah kita kenal…

Klo mo tau gimana alur ceritanya, mending nonton aja sendiri. Cari DVD Cinderella III: A Twist in Time… Udah ada qo…! :D

Jadi begini… Di Cinderella III, mantera yang udah dikenakan ke Cinderella oleh si Ibu Peri (bibbidi bobbidii boo) dipatahkan oleh Ibu Tiri Cinderella karena tongkat sihir Ibu Peri diambil sama Anastacia (kakak tiri Cinderella).Walhasil, cerita live happily ever after-nya Cinderella diambil sama Ibu Tirinya. Pangeran Tampan itu dibuat lupa sama sekali tentang Putri yang dansa sama dia. Pokoknya penuh intrik deh… (ciiiieeeeeee…)

Tapi… Meskipun begitu, the power of true love emang ga akan pernah hilang meskipun dibawah pengaruh sihir…!

:D

Moral story of the film adalah… Biar bagaimanapun, klo yang namanya udah jodoh ya akan tetap berjodoh!

Percaya ga loe klo dari sentuhan tangan aja loe bisa menemukan jodoh loe…? Bukan berarti klo nti loe ketemu lawan jenis loe, langsung deh minta salaman or pegangan tangan! Bukan begitu…

Saat loe pegang tangannya, loe pasti akan ngerasa klo dia adalah jodoh loe! Sesuatu dalam diri loe, bilang klo he’s the one. He’s your soulmate. Klo katanya Rini di buku Kok Putusin Gue? karangan Ninit Yunita, diistilahkan dengan percikan. Klo menurut buku Jendela-Jendela karangan Fira Basuki, diistilahkan dengan butterflies on your stomach.

It’s Cinderelly… Cinderelly… The Prince knows he danced with Cinderelly… It’s Cinderelly… Cinderelly…

:D

‘Cause I Still believe in destiny… That you and I were meant to be…

I Still wish on the stars as they fall from above…

‘Cause I still believe… Believe in love…

Leave a Reply