Foto NoBar 2 Cineplex Group

May 14th, 2007 by delia-shuningtyas

Mo lihat foto-foto waktu NoBar II Regional Jakarta…? Visit my blog http://delia-shuningtyas.blogspot.com :D

Buat anak-anak Cineplex yang kmaren ikutan NoBar, maaf yaaaaa… Bukannya ga mau upload ke Group, tapi gw dah coba dan ga bisa hiks… hiks… hiks… :( Maaf banget yaaaaaaaa…

Mudah-mudahan semua bisa mengakses blog gw itu :P

Selingkuhan or Soulmate

May 9th, 2007 by delia-shuningtyas

I Still Believe

May 8th, 2007 by delia-shuningtyas

[Verse 1]
Somehow I know I will find a way,
To a brighter day, in the sun…
Somewhere I know that he waits for me,
Someday soon he’ll see, I’m the one…
.
[Hook:]
I won’t give up on this feeling…
And nothing could keep me away…
.
[Chorus:]
‘Cause I still believe in destiny,
That you and I were meant to be…
I still wish on the stars as they fall from above…
‘Cause I still believe, believe in love…
(Na na na, na na na, na na na, na na na)

[Verse 2]
I know what’s real can not be denied,
Although it may hide for a while…
With just one touch love can calm your fears,
Turning all your tears, into smiles…
.
[Hook:]
It’s such a wonderous feeling,
I know that my heart can’t be wrong…
.
[Chorus:]
‘Cause I still believe in destiny,
That you and I were meant to be…
I still wish on the stars as they fall from above…
‘Cause I still believe, believe in love…

.

.
[Breakdown:]
Love can make miracles, change everything…
Lift you from the darkness and make your heart sing (make your heart sing)…
Love is forever, when you fall, it’s the greatest power of all…

.

.
[Chorus:]
Oh I still believe in destiny,
That you and I were meant to be…
I still wish on the stars as they fall from above…
‘Cause I still believe, believe in love…
Yes I still believe, believe… In love…
I still believe in love…
(na na na, na nana, na na na, na nana)
I still believe, believe in love…
I still believe, believe in love…

Dang! Miss Him…

May 7th, 2007 by delia-shuningtyas

Rasa ini harusnya sudah hilang…

Rasa ini harusnya sudah pergi…

Rasa ini harusnya tidak kembali…

Rasa ini harusnya tidak mengusik…

Rasa ini harusnya tergantikan…

Rasa ini harusnya terabaikan…

:(

Seandainya Abang ga pernah ucapin kata itu, mungkin sekarang Delia masih tetap seperti dulu. Masih tetap menjadi teman Abang. Masih tetap setia mendengarkan cerita-cerita Abang. Tapi sekarang…? Apa yang sudah terjadi, ga akan pernah kembali ke awal…

Delia rindu Abang!

Cinderella III: A Twist in Time

May 7th, 2007 by delia-shuningtyas

What if the slipper didn’t fit…?

Siapa seh yang ga tau cerita dongeng terkenal, Cinderella, yang terkenal dengan sepatu kaca dan lonceng jam 12 malamnya itu…? Semua orang pasti tau ceritanya. Entah itu generasi 70an, 80an, bahkan generasi sekarang pun tau cerita Cinderella… Bahkan ga sedikit pula yang mengkhayalkan cerita cinta seperti Cinderella :D (Gw mungkin salah satunya… hehehehehehe…) Hanya karena sepatu kaca yang ketinggalan di tangga menuju istana yang muat di kakinya, Cinderella jadi putri yang dipersunting pangeran tampan berbaju putih dan berkuda putih…

Tapi bagaimana klo sepatunya tiba-tiba ga cukup di kakinya Cinderella seperti yang gw tanyain di awal…?

Cinderella III: A Twist in Time adalah DVD kartun terakhir yang gw tonton. Emang apa bedanya sama the famous fairy tale Cinderella yang dulu…? Sama aja qo… Cuma ceritanya, menurut gw lebih tidak dongeng. Karena apa…? Ya karena ceritanya itu diputarbalikkan dari cerita dongeng yang dari jaman dulu udah kita kenal…

Klo mo tau gimana alur ceritanya, mending nonton aja sendiri. Cari DVD Cinderella III: A Twist in Time… Udah ada qo…! :D

Jadi begini… Di Cinderella III, mantera yang udah dikenakan ke Cinderella oleh si Ibu Peri (bibbidi bobbidii boo) dipatahkan oleh Ibu Tiri Cinderella karena tongkat sihir Ibu Peri diambil sama Anastacia (kakak tiri Cinderella).Walhasil, cerita live happily ever after-nya Cinderella diambil sama Ibu Tirinya. Pangeran Tampan itu dibuat lupa sama sekali tentang Putri yang dansa sama dia. Pokoknya penuh intrik deh… (ciiiieeeeeee…)

Tapi… Meskipun begitu, the power of true love emang ga akan pernah hilang meskipun dibawah pengaruh sihir…!

:D

Moral story of the film adalah… Biar bagaimanapun, klo yang namanya udah jodoh ya akan tetap berjodoh!

Percaya ga loe klo dari sentuhan tangan aja loe bisa menemukan jodoh loe…? Bukan berarti klo nti loe ketemu lawan jenis loe, langsung deh minta salaman or pegangan tangan! Bukan begitu…

Saat loe pegang tangannya, loe pasti akan ngerasa klo dia adalah jodoh loe! Sesuatu dalam diri loe, bilang klo he’s the one. He’s your soulmate. Klo katanya Rini di buku Kok Putusin Gue? karangan Ninit Yunita, diistilahkan dengan percikan. Klo menurut buku Jendela-Jendela karangan Fira Basuki, diistilahkan dengan butterflies on your stomach.

It’s Cinderelly… Cinderelly… The Prince knows he danced with Cinderelly… It’s Cinderelly… Cinderelly…

:D

‘Cause I Still believe in destiny… That you and I were meant to be…

I Still wish on the stars as they fall from above…

‘Cause I still believe… Believe in love…

Marriagable

May 1st, 2007 by delia-shuningtyas

Buku terakhir yang gw baca adalah "Marriagable: Gue Mau Nikah Asal…" karangan Riri Sardjono. Buku itu direkomendasiin sama ‘anggota keluarga‘ gw, Onyay dan Adit. Menurut mereka berdua, buku ini adalah ‘buku yang cewek banget’! Karena gw masih berjenis kelamin perempuan, jadi gw bacalah buku Marriagable ini.

Selesai baca buku ini, gw langsung setuju dengan apa yang dibilang Onyay dan Adit. Entah kenapa pula, selesai ngebaca buku itu timbul hasrat menggebu dari diri gw untuk menulis. Hasrat menulis di sini bukan berarti gw mau saingan sama Riri Sardjono buat bikin buku. Bukan! :D Tapi hasrat untuk menulis perasaan gw setelah membaca buku ini.

Buku Marriagable ngebuat gw sadar akan beberapa hal. Patah hati. Perjodohan. Persahabatan. Hubungan dengan orang tua. Pernikahan. Cinta.

Patah Hati. Semua orang pasti pernah ngalamin yang namanya patah hati. Termasuk Flory, sang tokoh utama di buku Marriagable. Flory patah hati gara-gara mantan pacarnya, Gilang, selingkuh dengan cewek lain yang lebih muda dan lebih kayak boneka Barbie. Gw pun pernah patah hati. Mas Pras. Abang Fathur. Meskipun klo dalam kisah patah hati gw, ga ada istilah selingkuh. Klo menjadi selingkuhan, ya jelas pernah :P Tapi patah hati itu ga boleh disimpan lama-lama. Seperti yang dibilang Ara (sahabatnya Flory), "Move on dan raih hidup yang ada di depan lo, bukan di belakang." Masa lalu ada untuk dijadikan cermin, bukan untuk dijadikan tujuan. Tujuan itu ada di depan, bukan di belakang.

Perjodohan. Jodoh itu memang di tangan Tuhan. Tapi bukan berarti karena jodoh yang menentukan adalah Tuhan, kita jadinya ga berusaha untuk menemukan soulmate kita (klo pake istilah di Marriagable, tulang rusuk yang sama). Banyak cara untuk menemukan the one. Mungkin dia ada di antara teman sekolah. Di antara teman sepermainan waktu kecil dulu. Di antara teman-teman dari kakak atau adik kita. Atau bahkan anak dari teman orangtua kita :P Ngebayang ga seh klo kita suatu saat akan dijodohkan…?! Entah itu dijodohin sama anak dari temennya Nyokap/Bokap, sama temennya temen loe, or even sama temennya kakak loe. Flory, dijodohin sama Vadin, anak dari temen Nyokapnya. Awalnya Flory ga mau dijodohin sama Vadin. Tapi siapa sangka klo ternyata jodoh yang awalnya loe tolak, malah bisa jadi tulang rusuk loe…?! Wah… Jadi pengen dijodohin… hihihihihihi…

Persahabatan. Ternyata semboyan "we don’t have to be in the same character to be friends" adalah benar. Terbukti di buku Marriagable itu. Persahabatan antara Flory, Ara, Dina, Kika, Gerry, dan Padma yang punya karakter jauh berbeda ternyata bisa juga dijalanin… Terbukti juga dengan Keluarga HeHe :D Bisa kebayang ga klo semua temen loe punya karakter dan sifat yang sama kayak elo…? Bagaikan bercermin! Ga enak banget, pastinya… Jadi, gw bersyukur banget bisa punya banyak sahabat yang Alhamdulillah semua karakternya beda sama gw :D Dan lagi, cara berkomunikasi itu emang bisa beda-beda… You can call it fighting, but for some people they call it communicating. Tapi ada bagian dialog yang gw suka di Marriagable antara Ara dan Flory saat Flory melakukan permainan konyolnya untuk Vadin.

"Apa yang elo cari, Flo?" tanyanya waktu itu. "Elo mengobati kesepian lo dengan sesuatu yang suatu hari nanti akan bikin elo kesepian lagi."

"Gue punya elo semua,  kenapa gue harus kesepian?"

"Kita cuma teman lo, Barbie," jawab Ara iba. "Elo tau itu, kan?"

"Maksud lo?"

"Teman bukan someone waiting home for us, Honey."

Dialog itu buat gw keren abis!

Pernikahan. Selama ini gw slalu menargetkan untuk menikah sebelum umur gw 25 tahun. Tapi buku ini ngebuat gw berpikir lebih matang dan jauh lagi tentang pernikahan. Dulu, bagi gw cinta aja udah cukup di dalam sebuah pernikahan. Ternyata, cinta aja ga cukup untuk ngebangun sebuah pernikahan. Masih banyak hal lain yang diperlukan di dalam sebuah pernikahan. Rasa nyaman terhadap teman sepanjang sisa hidup loe, cara berkomunikasi antara elo dan tulang rusuk loe, dan yang terpenting adalah apakah dia bisa bikin elo ketawa atau tidak! Dengan gw ngebaca buku Marriagable, meskipun itu hanya fiksi, tapi bisa ngebuat gw sedikit menurunkan ritme hasrat gw yang menggebu-gebu untuk menikah. Bukan berarti hasrat itu hilang dan terpendam. Bukan! Hanya sedikit membuat angan gw lebih memijak bumi :D Ternyata bersama seseorang yang bisa membuat kita nyaman dan tertawa itu jauh lebih baik daripada bersama seseorang yang mencintai kita tapi tidak bisa membuat kita nyaman dan tertawa :) Selain itu, kondisi keuangan kita pun berpengaruh terhadap pernikahan. Apakah kondisi keuangan kita sudah siap untuk sebuah pernikahan? Bukannya gw ngebantah slogan "rejeki itu akan datang kapan saja". Hanya saja bersikap lebih realistis dengan standar hidup yang ada saat ini. Meskipun standar kenyamanan udah diturunin, tapi kan klo menikah itu udah bukan cuma ada elo sendiri. Ada pasangan loe. Belum lagi klo nti ada anak. Ckckckckckck… Semakin susah saja sekarang :D

Marriages maybe made in heaven, but a lot of the details have to be worked out here on earth - Gloria Pitzer.

You get married not to be happy but to make each other happy - Roy I. Smith.

Cinta. Yang slalu gw pegang adalah bahwa cinta itu bisa tumbuh seiring dengan waktu. Witing tresno jalaran soko kulino. Cinta datang karena terbiasa. Lebih baik gw menjalani hubungan yang awalnya tanpa cinta, daripada berawal dari cinta tapi berakhir di kata-kata "gw ga sayang loe lagi"!

:)

Romeo… Romeo… Where are thou…???

Sudah siapkah gw untuk menikah…?!?!

Lugu vs Goblok

April 30th, 2007 by delia-shuningtyas

Terinspirasi dari konsultasi via telpon dengan Sutan, siang ini…

Entah kenapa tiba-tiba gw pengen banget curhat tentang hidup gw akhir-akhir ini ke Sutan. Entah kenapa juga harus keingetan Sutan… Yang pasti, selama ini gw slalu cerita tentang banyak hal dalam hidup gw ke Sutan. Bahkan gw lebih banyak bercerita ke dia daripada ke diary gw :D (Emg gw punya diary yah…??? hehehehe… Makanya gw bilang klo Sutan tau jauh lebih banyak dari diary gw… hihihihihi…) Buat gw, komunikasi antara gw dan Sutan itu beda dari semua komunikasi yang pernah gw lakuin dengan orang lain. We speak in different language! We never speak in the understandable language… Bahkan cara berkomunikasi itu terus berjalan dan berlaku sampe sekarang, saat gw dan dia udah ga ada lagi hubungan asmara. Itulah alasan kenapa dia jadi THE ONLY mantan pacar yang bisa jadi sahabat terbaik gw…!

Akhirnya gw pun sms Sutan bilang klo gw mo konsultasi dan gw kasih introductory masalah gw ke dia. Dia pun telpon gw dari kantornya dan bertanya ada apa gw sms dia (dengan alasan sms gw belum sempat kebaca, keburu kehapus karena salah pencet… Huh! Kebiasaan buruk!!)

Setelah gw ceritakan permasalahan yang harus gw certain ke dia, komentar dia hanya sedikit… "Loe itu jangan terlalu lugu dunk jadi orang. Sampe saking lugunya elo, loe tu jadi goblok!"

Hah…?! Berani-beraninya dia sebut elo goblok, Del…

Ya… Begitulah Sutan… Buat beberapa orang mungkin itu adalah makian. Tapi bagi gw, itu adalah cara Sutan berkomunikasi sama gw. Ga pernah berubah meskipun udah 6 tahun gw kenal dia… Maybe you call it fighting, but we call it communicating :D

Mungkin bener kali yah apa yang dibilang sama Sutan… Gw kadang emang terlalu lugu mengenai hal yang berkaitan dengan sesuatu yang bernama "laki-laki". No wonder klo Sutan sampe bilang kayak gitu :(

Abis gw udah coba untuk masuk ke Male Department, tapi gw slalu gagal ujian masuk :( Mau ga mau ya pelajaran gw tentang laki-laki jadi agak sedikit…

:D

Setelah gw mendapatkan sedikit pencerahan dari Sutan, gw akhirnya bisa sadar tentang DUA hal…

1. Kepercayaan itu harus bisa dikasihkan ke orang yang tepat.

2. Batas antara lugu dan goblok itu bagaikan batas antara cinta dan benci, tipis banget! Jadi gw harus bisa nentuin kapan harus berhenti untuk bersikap lugu tentang suatu hal… Jangan sampe keluguan gw itu kebablasan sampe ke batas goblok!

:)

Thank you for another great communication, Sutan…! You’re the best person who can say one thing with different language… I hope I can find the other man who can speak "the not understandable language" like you! :)

Sabar

April 27th, 2007 by delia-shuningtyas

"SABAR…?!?! MAKAN TU SABAR!!!"

Itu jawaban yang gw kasih hari ini ke smua orang-orang kantor gw yang nyuruh gw sabar. Dapet bonus semprotan kejudesan gw dan kerutan galak di kening gw.

Kenapa seh, Del…?

Gimana ga gw ngamuk coba… 2 hari ini kerjaan gw lagi banyak gara-gara Inception Report harus diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris. Minggu ini tu minggu gw lagi PMS (Pre Menstruasi Syndrom). Eh, masih ditambah lagi orang-orang kantor gw tu rewel semua!

Gimana ga jebol pertahanan sabar gw…?!?!?!

Biasakan juga bisa nahan emosi loe. Knapa skarang ga bisa…?

Mana gw tau…!! Emang disangka ga capek apa, harus ngomel di saat PMS begini…?

:(

Ya sudah… Tutup mata… Tarik nafas dalam-dalam…Hitung sampai sepuluh… Buka mata… Feel better, right…?

Begitu deh…

Bukan Permainan

April 26th, 2007 by delia-shuningtyas

Bila nanti aku pergi, jangan lagi panggil ku kembali…

Bila nanti aku pergi, takkan ada cinta kita lagi…

.

Kita bisa balik lagi, pisah lagi…

Apa kau mengerti bahwa ini bukanlah, bukan permainan…

Kau tak bisa buat ku menangis lagi…

Kau tak bisa buat ku bersedih lagi…

Tanpa aku, kau akan baik saja…

Tanpa kamu, ku akan baik saja…

Kau tak bisa buat ku menangis lagi…

.

Bila nanti kau sendiri, jangan ingat-ingat aku lagi…!

.

Kita bisa balik lagi, pisah lagi…

Apa kau mengerti bahwa ini bukanlah, bukan permainan…

Kau tak bisa buat ku menangis lagi…

Kau tak bisa buat ku bersedih lagi…

Tanpa aku, kau akan baik saja…

Tanpa kamu, ku akan baik saja…

Kau tak bisa buat ku menangis lagi…

.

Bila nanti aku pergi… Tanpa aku, kau akan baik saja…

Jangan lagi panggil ku kembali… Tanpa kamu, ku akan baik saja…

Bila nanti aku pergi… Tanpa aku, kau akan baik saja…

Takkan ada cinta kita lagi… Tanpa kamu, ku akan baik saja…

Kau tak bisa buat ku menangis lagi…

Kau tak bisa buat ku bersedih lagi…

Kau tak bisa buat ku menangis lagi…

Kau tak bisa buat ku bersedih lagi…

Bila nanti saat ku pergi, jangan ingat-ingat aku lagi…

Jangan lagi panggil ku kembali…

Bila nanti kau sendiri, jangan ingat-ingat aku lagi…!

.

.

.

.

.

Itu tekad gw mulai hari ini! Doakan yaaaaaaa… :D

I Don’t Wanna Fight No More

April 10th, 2007 by delia-shuningtyas

I can’t sleep, everything i ever knew,
Is a lie, without you,

I can’t breathe, when my heart is broke in two,
There’s no beat, without you,

You’re not gone, but you’re not here,
At least that’s the way it seems tonight,
If we could try to end these wars,
I know that we can make it right,
cause baby,

I don’t wanna fight no more,
I forgot what we were fighting for,
and this lonelyness that’s in my heart,
won’t let me be apart from you,
I don’t wanna have to try, Girl, to live without you in my life,
So, i’m hoping we can start tonight, cause i don’t wanna fight,
no more,

How can I leave, when everything that I adore,
and everything I’m living for, Girl, it’s in you,

I can’t dream, sleepless nights have got me bad,
The only dream i ever had, is being with you,

I know that we can make it right, It’s gonna take a little time,
Lets not leave ourselves with no way out, lets not cross that line,

I don’t wanna fight no more,
I forgot what we were fighting for,
and this lonelyness that’s in my heart,
won’t let me be apart from you,
I don’t wanna have to try, Girl, to live without you in my life,
So, i’m hoping we can start tonight, cause i don’t wanna fight,
no more,

Remember that i made a vow, that i would never let you go,
I meant it then, I mean it now, and i want to tell you so,

I don’t wanna fight no more, (oh no)
I forgot what we were fighting for,
and this lonelyness that’s in my heart,
won’t let me be apart from you,
I don’t wanna have to try, Girl, to live without you in my life,
So, i’m hoping we can start tonight, (can we start)
cause i don’t wanna fight, no more…

I don’t wanna fight no more,
I forgot what we were fighting for, (oh yeah)
and this lonelyness that’s in my heart, (my heart)
won’t let me be apart from you,
I don’t wanna have to try, Girl, to live without you in my life,
So, i’m hoping we can start tonight, (I’m hoping)
cause i don’t wanna fight, no more…….

It’s all a lie, Without you, without you……

:(

Delia binun! Delia mau berhenti! Kalau Delia lari, Delia ga tau harus kemana! Delia capek… Delia cuma bisa diam. Delia takut semua hancur kalau Delia bicara. Maafin Delia, Ma…